Perhotelan dan Kapal Pesiar: Pilihan Karier Menjanjikan untuk Lulusan SMA!

Sekarang ini, tidak sedikit lulusan SMA yang langsung mencari pekerjaan tanpa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Namun, apakah hal tersebut memungkinkan? Jawabannya, ya!
Kebutuhan akan pekerjaan untuk lulusan SMA saat ini semakin banyak, salah satunya adalah di industri perhotelan dan kapal pesiar. Keduanya menjadi beberapa bidang pekerjaan yang memiliki prospek karier bagus untuk lulusan Sekolah Menengah Atas/Kejuruan.
Artikel ini tidak hanya akan membahas mengenai perbedaan termasuk kelebihan dan kekurangan dua industri tersebut. Namun, juga akan merinci peluang karier hingga skill yang harus dimiliki lulusan SMA untuk tembus ke industri perhotelan dan kapal pesiar, yang memiliki potensi finansial cukup menguntungkan.
Apa Perbedaan Industri Perhotelan dan Kapal Pesiar?
Secara singkat, industri perhotelan adalah bisnis pengelolaan hotel. Di dalamnya, termasuk operasional, manajemen, dan pelayanan kepada tamu. Industri ini tidak dapat berdiri sendiri, tetapi membutuhkan pula beberapa aspek lain, termasuk akomodasi, makanan dan minuman, kebersihan, manajemen fasilitas, pemasaran, dan juga layanan pelanggan. Karena itu, banyak peluang untuk masuk ke industri perhotelan lantaran banyaknya hal lain yang dibutuhkan.
Sementara itu, industri kapal pesiar adalah industri kapal penumpang berskala besar yang menawarkan perjalanan rekreasi. Industri kapal pesiar memadukan perjalanan, hiburan, dan eksplorasi budaya. Industri ini mirip dengan industri perhotelan, hanya saja bisnis yang digunakan adalah perjalanan wisata menggunakan kapal pesiar. Jadi, sementara industri perhotelan hanya berada di lokasi tertentu, perjalanan kapal pesiar dilakukan dengan melewati berbagai lokasi. Sama seperti industri perhotelan,
industri kapal pesiar juga membutuhkan banyak pihak yang terlibat, seperti operator kapal pesiar hingga penyedia hiburan.
Keduanya adalah bisnis yang sama-sama masuk ke dalam industri pariwisata. Lebih lanjut, keduanya juga membutuhkan banyak bidang operasional untuk menunjang bisnis mereka.
Keuntungan Bekerja di Industri Perhotelan dan Kapal Pesiar

Bekerja di dua industri ini memiliki beberapa keuntungan yang cukup menggiurkan. Terutama lantaran banyak aspek yang dibutuhkan untuk menyokong bisnis tersebut. Selain peluang karier yang sama-sama besar baik di industri perhotelan maupun kapal pesiar, sederet keuntungan lainnya juga cukup menggiurkan.
Berikut ini adalah keuntungan bekerja di industri perhotelan yang perlu diketahui:
1. Peluang karier yang beragam, mulai dari layanan tamu hingga manajemen tingkat atas.
2. Menjadi ladang mencari ilmu baru melalui interaksi dengan para tamu dari lingkungan berbeda, sehingga wawasan tentang banyak hal akan mudah didapat.
3. Berlatih mengembangkan kemampuan anter-personal, seperti komunikasi efektif yang akan sangat dibutuhkan di luar industri perhotelan.
4. Lingkungan kerja dinamis dan menantang, sehingga akan mengasah kemampuan diri untuk memecahkan masalah kreatif dan mengambil keputusan cepat.
Selain beberapa keuntungan bekerja di industri perhotelan, di bawah ini adalah keuntungan bekerja di industri kapal pesiar.
1. Kesempatan ke banyak tempat tanpa mengeluarkan biaya, hal ini pasti terjadi karena perjalanan kapal pesiar yang beragam. Sehingga karier ini akan sangat menguntungi bagi yang menyukai traveling atau mengunjungi tempat baru.
2. Skill personal akan lebih terasah, termasuk mempelajari tentang perhotelan, pelayanan pelanggan, komunikasi lintas-budaya yang akan meningkatkan kemampuan linguistik, dan sebagainya.
3. Peluang bertemu orang baru dari berbagai negara dan budaya yang potensial untuk membangun koneksi.
4. Gaji yang sangat kompetitif, termasuk di dalamnya akomodasi gratis di kapal, makanan lezat, hingga asuransi.
5. Peluang untuk masuk ke perusahaan multinasional lewat portofolio yang dibangun dari industri kapal pesiar ini.
Demikian beberapa keuntungan bekerja di industri kapal pesiar dan perhotelan. Pekerjaan ini dapat dengan mudah ditembus oleh lulusan SMA. Namun, selain memiliki keuntungan, di bawah ini adalah beberapa kekurangan bekerja di dua industri tersebut.
Kekurangan Bekerja di Industri Perhotelan dan Kapal Pesiar
Meski menggiurkan lewat jenjang karier hingga gaji yang ditawarkan, bekerja di dua industri tersebut memiliki beberapa kekurangan dan risiko yang harus diambil. Hal ini sebenarnya wajar, mengingat dua hal tersebut akan selalu ada, tak hanya di dua industri tersebut.
Beberapa hal di bawah ini adalah kekurangan bekerja di industri perhotelan:
1. Membutuhkan kesabaran ekstra dan selalu tersenyum ketika berhadapan dengan tamu. Terutama jika Anda berada di bagian frontliner, karena pasti aduan atau protes dari tamu hotel akan melewati bagian pelayan terlebih dahulu.
2. Harus selalu tampil rapi. Bagi beberapa orang, tampil dengan wajah memakai riasan adalah salah satu hal yang menyulitkan. Namun, industri perhotelan mengharuskan pekerja mereka untuk selalu tampil all out, termasuk salah satunya dengan memakai riasan.
3. Jam kerja tak menentu dan terkadang tak dapat pulang on time untuk berganti dengan shift berikutnya. Karena seringkali banyak tanggung jawab yang harus diselesaikan di luar jam kerja. Hal ini otomatis membuat bekerja di industri ini membutuhkan stamina ekstra.
Selain kekurangan bekerja di industri perhotelan, berikut ini adalah kekurangan bekerja di industri kapal pesiar.
1. Harus tahan banting serta mudah beradaptasi, dan siap jauh dari keluarga, biasanya kontrak jangka panjang yang harus dijalani adalah 4 sampai 10 bulan. Sepanjang kontrak, staf harus berada di kapal tanpa boleh pulang.
2. Siap bekerja tanpa libur kurang lebih selama 10 hingga 17 jam dalam sehari. Bekerja di kapal pesiar harus rela mengorbankan hari Sabtu dan Minggu untuk tetap bekerja.
3. Tak semua karyawan bisa jalan-jalan, kendati kapal berhenti di pelabuhan dan mengunjungi tempat-tempat tertentu.
4. Hierarki jabatan di antara senior dan junior yang cukup kompetitif hingga stres yang relatif tinggi. Hal ini karena awak kapal pesiar harus bekerja berpuluh jam dalam sehari sepanjang minggu, tanpa berkesempatan untuk istirahat.
Demikian beberapa kekurangan bekerja di industri perhotelan dan kapal pesiar yang harus dipahami.
Skill Ini Dibutuhkan untuk Masuk ke Industri Perhotelan dan Kapal Pesiar
Skill alias kemampuan dibutuhkan untuk di beragam bidang pekerjaan, termasuk di industri perhotelan dan kapal pesiar.
Untuk bekerja di industri perhotelan, beberapa skill harus dipenuhi. Mulai dari kemampuan bekerja dengan tim, karena bekerja di industri ini melibatkan kerja tim. Tanpa kerja tim yang efektif, pelanggan tidak akan merasakan pelayanan berkualitas yang diharapkan.
Kemampuan multitasking juga diperlukan, hal ini dibutuhkan karena staf harus mampu memenuhi kebutuhan tamu yang beragam di dalam satu hari.
Bekerja di industri perhotelan juga harus memiliki waktu yang fleksibel, karena meskipun bekerja secara bergilir alias memakai sistem shift. Namun, sebagian besar staf perhotelan tetap harus bekerja selama hari libur.
Kemampuan lain yang dibutuhkan misalnya keterampilan berbahasa asing, komunikasi yang efektif, dan mampu memecahkan masalah secara cepat juga dibutuhkan.
Sebenarnya, skill di atas juga harus dimiliki oleh alumni SMA yang ingin bekerja di kapal pesiar. Namun, kemampuan yang diperlukan di industri kapal pesiar jelas lebih banyak lagi.
Tidak hanya mampu bekerja secara tim, kemampuan multitasking, dan bahasa asing, bekerja di kapal pesiar juga membutuhkan kekuatan fisik yang mumpuni. Staf kapal pesiar dituntut untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan baru, mengingat jarak perjalanan dan wilayah yang dilalui.
Selain itu, skill lain yang harus diperhatikan adalah manajemen waktu dan stres. Staf kapal pesiar memiliki jangka kontrak yang lama dan jumlah jam kerja yang tak kalah panjang. Karena itu, skill ini harus pula dimiliki.
Jadi, apakah Anda telah memiliki skill di atas? Beberapa hal yang disebutkan di atas adalah basic skill yang harus dikuasai oleh siapapun, termasuk lulusan SMA yang ingin masuk ke industri perhotelan dan kapal pesiar.
Prospek karier di dua industri tersebut memang menjanjikan, gaji yang ditawarkan juga menggiurkan. Lulusan SMA dapat masuk ke industri perhotelan maupun kapal pesiar. Namun, perlu juga untuk mempertimbangkan kemampuan yang dimiliki.
Dewasa ini, banyak jasa pelatihan yang dapat dimanfaatkan oleh lulusan SMA yang memang tertarik untuk mempelajari industri perhotelan maupun kapal pesiar. Jadi, tidak hanya berbekal pada ijazah SMA yang didapatkan, melainkan melatih skill yang dibutuhkan juga sangat penting untuk dapat menembus pekerjaan tersebut.
