Inilah Peran Vital Seorang Avsec dalam Mewujudkan Keamanan Udara

Inilah Peran Vital Avsec
Banyak yang belum tahu apa itu profesi AVSEC dalam dunia penerbangan. Mungkin istilah ini sering Anda dengar saat seseorang merekomendasikan jurusan di sekolah penerbangan.
Selama ini, kita semua sangat familiar dengan profesi pramugari dan pilot di dunia aviasi.
Padahal, AVSEC juga memiliki tugas dan peranan yang penting di dalam dunia penerbangan.
Apa Itu AVSEC?

Apa itu AVSEC
Setelah pandemi, industri penerbangan Indonesia telah berkembang menjadi lebih baik. Hal ini bisa dilihat dari jumlah wisman (wisatawan mancanegara) yang terus meningkat.
Hal ini juga diungkapkan Menparekraf Sandiaga dalam “The Weekly Brief With Sandi Uno” kepada media pada Februari lalu.
Kala itu ia menyebutkan bahwa jumlah kunjungan wisman di tahun 2023 meningkat 98,3 persen dibandingkan tahun 2022.
Untuk memenuhi kebutuhan kegiatan operasional, kini banyak bandara domestik hingga internasional membutuhkan tenaga kerja yang ahli di bidang penerbangan, seperti AVSEC atau Aviation Security.
Aviation Security adalah seorang petugas keamanan yang bertugas di area bandara.
Tugas dan tanggung jawab utama profesi ini adalah menjaga keamanan dan keselamatan penumpang, staf, dan seluruh pihak yang terlibat di bandara.
Secara sekilas profesi ini sangat mirip seperti satpam. Tapi bedanya, AVSEC memiliki pendidikan, keterampilan, dan mengantongi lisensi khusus yang dapat bekerja di bandara.
Memang satpam juga perlu mengikuti pendidikan dan pelatihan khusus untuk memahami berbagai aspek keamanan.
Tapi AVSEC memiliki keterampilan lebih dari itu. Mereka tidak hanya harus paham mengenai keamanan saja, tetapi juga pengetahuan dasar kebandarudaraan yang tidak diajarkan sekolah pada umumnya.
Tidak hanya itu saja. Petugas Aviation Security juga harus memahami peraturan kebandarudaraan internasional, sehingga setiap petugasnya harus memiliki sertifikasi Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP).
Lisensi itu sangat berguna bagi calon Aviation Security sebagai bukti bahwa mereka telah menyelesaikan pendidikan dasar AVSEC saja, tetapi mereka telah memenuhi kompetensi dan pedoman yang dibuat oleh ICAO (International Civil AViation Organization).
Sebagai informasi, seluruh regulasi terkait penerbangan internasional saat ini diatur oleh ICAO.
Maka dari itu, seluruh petugas yang terlibat di area bandara, harus memahami pedoman dasar ICAO agar mereka bisa melakukan tindakan yang tepat dari kegiatan yang melanggar hukum, seperti pembajakan dan sabotase.
Tugas dan Tanggung Jawab AVSEC

Tugas dan tanggung jawab Aviation Security
Untuk penjelasan lebih lengkap, mari simak tugas dan tanggung jawab AVSEC berikut ini:
1. Memeriksa Identitas dan Dokumen
Tugas utama AVSEC adalah melakukan pemeriksaan terhadap penumpang dan seluruh staf, untuk menghindari tindakan kriminal seperti kejahatan dan penipuan.
Dalam melakukan tugas ini, mereka harus memeriksa identitas, tiket, kesesuaian identitas pada tiket, dan perizinan yang sah.
2. Memeriksa Barang Bawaan Penumpang
Petugas AVSEC juga harus melakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang dengan menggunakan peralatan khusus seperti Hand Held Metal Detector, X-Ray, dan Walkthrough.
Pemeriksaan ini bersifat wajib dilakukan untuk memastikan tidak ada barang ilegal atau senjata tajam yang sengaja disembunyikan.
3. Patroli di Area Bandara
Seluruh petugas AVSEC juga harus melakukan patroli di area Runway, Taxiway, Apron, dan Perimeter untuk memastikan tidak ada objek atau kegiatan yang dapat mengganggu kegiatan dan keamanan penerbangan.
Perlu diketahui, seluruh kegiatan keamanan penerbangan yang diterapkan oleh petugas AVSEC mengacu pada UU No 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan serta KM 211 Tahun 2020 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional.
4. Edukasi Penumpang
Petugas AVSEC juga bertanggung jawab untuk mengedukasi penumpang mengenai regulasi keamanan, peralatan dan barang-barang yang dilarang, dan pemeriksaan menyeluruh agar para penumpang bisa turut berkontribusi menjaga keamanan area bandara.
5. Menjaga Keamanan Area Bandara dan Penumpang
Tugas dan tanggung jawab AVSEC terakhir adalah menjaga keamanan area bandara dan penumpang dari kejadian yang tidak terduga.
Dengan kata lain, saat kejadian diluar rencana terjadi, petugas AVSEC harus mengutamakan keamanan dan keselamatan penumpang terlebih dahulu.
Syarat Menjadi Aviation Security

Syarat jadi Avsec
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, untuk menjadi petugas bandara, mereka harus mengenyam pendidikan di sekolah kebandarudaraan untuk mendapatkan pembelajaran penerbangan yang baik.
Sekolah khusus AVSEC ini wajib dilakukan agar calon petugas tersebut dapat memahami dasar-dasar tentang kebandarudaraan serta mendapatkan lisensi resmi yang menjadi syarat utama untuk menjadi anggota AVSEC.
Selain mengikuti pendidikan khusus, calon AVSEC juga harus memenuhi persyaratan umum yang harus dipenuhi, seperti:
- Usia min. 18 tahun dan maks. 27 tahun
- Tidak memiliki tindik dan tato
- Bebas narkoba
- Minimal lulusan SMA/Sederajat
- Tinggi badan ideal, 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita
- Tidak buta warna
- Lulus interview dan test
- Tidak terjangkit penyakit menular
Setelah menyelesaikan pendidikan khusus dan mengantongi lisensi, calon AVSEC akan memiliki nilai lebih di mata perusahaan dan memudahkan mereka untuk bekerja di area bandara.
Jenjang Karir Petugas AVSEC

Jenjang karir petugas keamanan bandara
Petugas AVSEC juga memiliki kemungkinan untuk memperoleh jenjang karir yang panjang.
Pasalnya, para petugas keamanan bandara ini akan lebih sering untuk berkomunikasi, berkoordinasi, dan menjalin relasi dengan pemangku kebijakan di bandara, sehingga mereka bisa memanfaatkan hubungan tersebut untuk menonjolkan keterampilan masing-masing.
Tapi ingat, relasi yang kuat belum tentu menjamin karir yang lebih baik. Pasalnya, orang-orang yang kuat di bidangnya tetap akan melihat dan menilai performa petugas AVSEC tersebut, sehingga mereka bisa merekomendasikan atau mempromosikan petugas tersebut ke level yang lebih tinggi.
Urutan Pangkat AVSEC

Urutan pangkat AVSEC
Berikut adalah gambaran jenjang karir Aviation Security yang perlu diketahui:
1. Basic AVSEC
Basic Aviation Security adalah pangkat terendah dari petugas keamanan bandara. Biasanya tugas dan tanggung jawab mereka masih sangat dasar dan belum menantang, seperti melakukan pemeriksaan barang dan penumpang.
2. Junior AVSEC
Junior Aviation Security adalah pangkat terendah kedua yang sudah memiliki tugas dan tanggung jawab yang cukup rumit dari aspek keamanan.
3. Senior AVSEC
Senior Aviation Security adalah pangkat tertinggi, sehingga mereka memiliki tugas dan tanggung jawab yang lebih besar.
Untuk bisa memegang pangkat ini, petugas Aviation Security harus memiliki pengalaman kerja yang lama dan memiliki keunggulan yang lebih baik dari petugas keamanan bandara lainnya.
4. AVSEC Management
Aviation Security Management adalah pihak yang bertugas dalam mengorganisir area bandara mana saja yang membutuhkan petugas lebih banyak.
Dengan kata lain, mereka adalah pihak yang memiliki wewenang untuk mengatur dan memposisikan staff keamanan bandara sesuai kebutuhan.
5. Crisis Management
Pangkat yang satu ini bertugas dalam menyelesaikan permasalahan di tubuh sekuriti bandara. Dengan kata lain, mereka akan mengidentifikasi masalah, menganalisa, dan menyelesaikan masalah tersebut.
6. Quality Control
Quality Control adalah pihak yang memiliki wewenang mengawasi performa aviation security apakah mereka telah bekerja sesuai dengan SOP atau tidak.
7. Instruktur
Mereka adalah petugas yang ditunjuk sebagai pelatih untuk mengajarkan dan melatih petugas aviation security yang baru.
8. Risk Management
Pihak yang menganalisa setiap risiko yang membuat performa aviation security berkurang.
9. Auditor
Auditor adalah pihak yang bertugas dalam mengevaluasi dan melaporkan kinerja AVSEC selama bertugas.
10. Investigator
Mereka adalah pihak yang bertugas melakukan investigasi saat terjadi masalah dalam kegiatan keamanan yang dilakukan petugas AVSEC.
